SPASI (Filosofi Kopi)

•November 6, 2009 • Leave a Comment

Seindah apapun huruf terukir, dapatkah ia bermakna jika tidak ada jeda??

Dapatkah ia dimengerti jika tidak ada spasi??

 

Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak??

Dan saling menyayang bila ada ruang??

Kasih sayang akan membawa dua orang semakin berdekatan, tapi ia tak ingin mencekik, jadi ulurlah tali itu.

 

Napas akan melega dengan sepasang paru-paru yang tak dibagi.

Darah mengalir deras dengan jantung yang tidak dipakai dua kali.

JIwa tidaklah dibelah, tapi bersua dengan jiwa lain yang searah.

Jadi jangan lumpuhkan aku dengan mengatasnamakan kasih sayang.

 

Mari berkelana dengan rapat tapi tak dibebat.

Janganlah saling membendung apabila tak ingin tersandung.

 

Pegang tanganku tapi jangan terlalu erat, karna aku ingin seiring, bukan digiring.

 

Taken from : Filosofi Kopi by Dewi Lestari

PINGUIN PILIHANKU

•November 4, 2009 • 20 Comments

Pinguin pilihanku tentunya lebih hebat dariku

Muka lucunya bisa membuatku tertawa disaatku hendak mencari setitik airmata yang sulit aku temukan.

Pinguin pilihanku pasti pandai menyiratkan gelisah akan ketidakhadirannya disekitarku.

Pinguin pilihanku berteriak paling keras ketika aku mulai lunglai dalam pengejaran mimpi2ku, yaa,, pinguin itu selalu meyakinkan langkah2 kaki kecilku semakin mantap menjejakkan untaian masa depan.

Pinguin pilihanku tertawa pertama kali saat candaku tak sedikitpun menyiratkan kelucuan.

Pinguin pilihanku hanya akan diam dan memberikan bahu untuk aku sandari tanpa bertanya ada apa dan membiarkanku meluahkan rasa.

Parasnya hanya akan terlihat datar meski sebenarnya kekhawatiran membuncah ketika aku tertimpa musibah.

Pinguin pilihanku pasti berjalan lebih cepat dari yang lain saat menghampiriku.

Pinguin pilihanku akan menggenggamku erat saat kita melalui lapisan es yang tipis, karna ia tau, aku tidak bisa berenang.

Pinguin pilihanku akan selalu berada disebelah kananku menjagaku saat akan menyebrangi jalur es yang hiruk disibukkan lalu lintas jalan.

Simply lovable pinguinKetangguhanku diluaran sana akan pupus dan selanjutnya hanya ada aku yang manja dihadapannya,, dia justru tidak ingin melihat tangguhku disaat bersamanya.

Ketika mendung datang menyapa hari-hariku, pinguinku paling tau bagaimana caranya agar senyumanku bisa terkembang kembali.

Tidak akan pernah ada kata bosan untuk pinguinku mengatakan kebohongan satu dan lainnya akan penampilanku, tak perduli pinguin lain berkata apa, selama pinguinku mengangguk tanda setuju dan memberikan senyumannya, hari2ku akan menjadi ceria.

Rona merah diwajahku akan terus dipertahankan olehnya dengan memuji masakanku yang seringkali hambar terasa.

Pinguin pilihanku tidak pernah sungkan untuk mendiskusikan hal-hal yang menyangkut kepentingan bersama, karna ia tau bersama baru akan tercapai kesempurnaan.

Pinguinku akan memberikan bahu kirinya saat aku selalu merasa mengantuk didalam kendaraan, dia tau itu.. dan ketika kita telah memiliki kendaraan pribadi aku akan senantiasa berbicara agar pinguinku tetap bisa menikmati jalanan panjang tanpa rasa lelah.

Pinguin pilihanku akan menurunkan kacamataku ketika aku masih membaca di tempat tidur, begitu perhatiannya ia pada kesehatanku.

Pinguinku perlahan akan mencoba memahami mengapa begitu ingin aku menjadi seorang wanita karir,, dan aku tau ia akan memperbolehkannya, meski tanpa membuatnya terlantar,, karna hal lain tak lagi berarti untuk diperjuangkan jika tanpanya disisi.

Pinguin pilihanku terlihat paling tampan saat malam2nya dibaluti doa untuk kesatuan raga hingga di akhirat kelak tanpa bermaksud mendahulukan aku sebelum sang pencipta kita, karna baginya aku adalah miliknya yang paling berharga, jika saja ia berani bermain2 denganNya, aku akan direbut kembali oleh Allah,,, Aku tau dia sangat menjaga batas2 ini.

Pinguinku akan sangat pintar memberikan surprise, sampai-sampai tak satu hari pun aku lewatkan tanpa perasaan berbunga-bunga itu meski hanya dengan tatapan lekatnya ketika aku terlalu lelah hingga terbangun setelah dia.

Puisi!! ya!! puisi akan sering menjadi hiasan buku kerjamu, dan meja diruang bacamu, bukan puisi romantis, hanya serangkaian kata yang aku sebut puisi sebagai ungkapan syukur akan izin kepemilikan atas dirimu,,

Pinguinku tentunya tau begitu aku sangat menyukai musik,, dia tidak akan keberatan jika setiap tidur akan selalu terdengar alunan musik agar aku dapat tidur dengan nyenyak, tapi aku pun tidak akan membiarkannya merasa tidak nyaman, caranya adalah dengan menularkan kesukaanku padamu,, egoisnya diriku ^^

Aku akan sangat khawatir jika saja mendapatkannya tidak lagi bersuhu dingin seperti pinguin pada umumnya,, oia, pinguinku kan selalu berbeda, justru akan sangat mengerikan jika menemukannya dengan wajah dingin, dan hati yang dingin, dan aku akan memastikan itu tidak akan pernah terjadi,,,

Bersama kita akan membuat istana kecil kita berbeda dengan lainnya, dengan begitu banyak kalimat penyemangat di dinding pengingat kita, catatatn2 kecil, ‘ruang kenangan’ kita,, ya, aku telah memikirkannya,,, semoga kamu suka itu

Setiap harinya aku dan pinguinku akan terus berdialog tentang langkah demi langkah menggapai mimpi2 dan cita2 yang telah menjadi angan2 sejak dulu,,, saling menguatkan bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika kita bersama saling menguatkan

Pinguin pilihanku adalah yang selalu berani berjalan disisiku dengan segala kekurangannya meski banyak orang berkata aku ingin pinguin yang bisa ini itu.

Tapi pinguin pilihanku selalu tau bahwa yang kuinginkan hanya keberaniannya berjalan beriringan bersamaku

Taukah kau pinguinku, aku sudah dan masih terus mempersiapkan kejutan-kejutan hingga kamu berwujud nyata dan resmi menjadi milikku,,,

Senangnya atas keterbatasan ini sehingga aku punya cukup waktu untuk memberikan hal-hal spesial yang telah kusimpan lama…

Aku ingin pinguin hebat, yang kehebatannya diakui semua orang, tapi jika itu bisa membuatku hanya mendapatkan sedikit waktu untuk dihabiskan bersamamu aku memilih kamu untuk menjadi biasa saja, karna menurutku jika itu pinguinku sudah pasti dia hebat.

Pinguin terhebat yang pernah aku temukan,, setidaknya bisa membuat aku mengakui itu.

When will i say that i finally found you??

MUNGKIN MEMANG BELUM SAATNYA

•October 10, 2009 • Leave a Comment

Ketika itu,, pernah beberapa kali menjadi inspirasi,, sumber motivasi,, teladan diri,,

Dan itu tidak berlangsung lama,, mungkin karna perlahan mereka mulai tau kalau saya tidaklah sesempurna itu

Kemarin pernah menjadi tempat curhat dan tempat mengadukan masalah-masalah dengan harapan dapat dibantu memberi solusi yang terbaik

Keesokan harinya saya yang tertimpa masalah dan stuck tanpa tau bagaimana harus mensolusikan masalah sendiri,,, dan mereka pun berkata, saya bukan pemberi solusi terbaik

DI suatu kesempatan,, menjadi penyemangat mereka yang beranjak memutuskan untuk menyerah dengan kehidupan

Di lain kesempatan, saya yang kehilangan semangat dan hanya bisa duduk diam berharap segala hal yang membebani pergi,, dan mereka pun menyadari, saya tidak bisa menjadi penyemangat sejati..

Kemudian suatu saat saya menjadi sesosok manusia yang seolah tidak pernah sekalipun mempunyai musuh

Namun sesaat selanjutnya saya menyakiti,, dan mereka pun berkata bahwa saya bukanlah teman yang baik, yang selalu bisa menjaga perasaan mereka

Dan sekarang saya tau,

Mungkin karna saya tidak jauh berbeda dari sebutih telur yang tidak bisa menjaga utuh kesolidan cangkangnya hingga keretakan pun tak terhindarkan

Mungkin karna saya bukan sekuntum bunga yang selalu memberikan keharuman memenuhi seisi ruangan

Mungkin karna saya tidak selalu bisa menjadi secercah cahaya yang dapat membantu memberikan petunjuk menuju jalan yang terbaik

Mungkin karna saya bukan sejumput rumput yang kuat bertahan dengan segala tempaan demi kehidupan disekelilingnya

Mungkin karna saya bukan langit yang dapat menaungi seluruh dunia

Mungkin karna saya bukanlah Sang pencipta yang sempurna tanpa cela

Mungkin karna saya hanya manusia sama seperti kalian yang tidak pernah terlepas dari kesalahan…

Mungkin karena saya memang belum begitu tangguh untuk mendekati kesempurnaan itu…

Maaf jika tanpa sengaja menyakiti

Maaf jika hanya bisa memberikan kebahagiaan semu

Dan mungkin karna kalian tidak seharusnya berlebihan dalam menilai karna berlebihan tidak akan berujung kebaikan…

Pahami,, berikan toleransi,, dan bantu untuk menjadi lebih baik,,

Dan kita bersama lah yang akan membentuk kesempurnaan itu…

Jatinangor 11 Oktober 2009, 01.01 am

HARMONISASI

•October 10, 2009 • Leave a Comment

Pernah suatu waktu hari-hari begitu berwarna dengan dihadirkannya teman untuk sekedar berbagi cerita, terasa nyaman,,, meringankan beban-beban dipundak,,,

Tapi ternyata nyaman saja tidak cukup,,, jika komunikasi yang terjalin tidak menyisakan celah untuk sekedar berganti suasana dan melihat warna lain dari warna-warna yang sering terlihat…

Adakalanya kesibukan terasa begitu nikmat dengan waktu-waktu yang berlalu dengan begitu produktifnya,,,

Tapi ternyata kenikmatan akan produktivitas itu tidak cukup,, jika tidak adanya kesenggangan waktu untuk berhenti beristirahat sejenak mengencangkan ikatan dan berlari lebih kencang

Terkadang kelancaran dan kecakapan berbahasa menjadi suatu investasi tersendiri untuk memperluas jejaring sosial

Tapi ternyata kelancaran dan kecakapan itu tidak juga bermakna lebih jika tidak ada spasi diantara kata per kata

Seringkali pesan-pesan singkat menjadi sangat berarti dalam menghadapi aral yang menghadang

Tapi ternyata menjadi tidaklah istimewa jika tidak ada jeda diantaranya

Hubungan antar sesama pun suatu kali begitu kuat menopang diri menjalani kepenatan rutinitas hari demi hari

Tapi ternyata tali itu perlu sejenak direnggangkan agar tidak terlalu kuat mengikat hingga mencekik kebebasan privasi individu


Ikatlah dengan baik tapi tidak mengekang,, sesekali ulurlah tali itu,, dan harmonisasi akan tercipta…

Jangan berlebihan karna lambat laun akan membuat jengah dan gerah…

Beasiswa IELSP ke Amerika 2 Bulan Full Funding

•October 8, 2009 • 1 Comment

Dengan hormat,

Setelah sukses dengan Batch 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 sebelumnya, kami ingin menyampaikan lagi informasi beasiswa Indonesia English Language Study Program (IELSP) untuk belajar Bahasa Inggris (English for Academic Purposes) dalam program immersion dalam kelas-kelas internasional selama 8 minggu di universitas ternama di Amerika Serikat.

Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa S1 (masih aktif – belum sidang kelulusan) dari berbagai jurusan dari universitas manapun di seluruh Indonesia. Deadline aplikasi adalah tanggal 12 November 2009 (sudah harus diterima di IIEF). Kami mohon bantuan Bapak dan Ibu sekalian untuk dapat menyebarkan informasi ini kepada para adik kelas dan teman-teman karena beasiswa ini sangat memberikan pengalaman yang berharga bagi para mahasiswa kita. Informasi lengkap dapat dilihat pada info dibawah ini, dan kami sertakan pula formulir pendaftaran dalam bentuk attachment, FAQ dan Poster. Formulir ini boleh difotokopi Terima kasih, Indonesian International Education Foundation (IIEF)

INDONESIA ENGLISH LANGUAGE STUDY PROGRAM (IELSP) “Frequently Asked Questions”

1. Apakah IELSP itu?

Indonesia English Language Study Program adalah program beasiswa yang menawarkan kesempatan untuk mengikuti kursus Bahasa Inggris di universitas-universitas di Amerika Serikat selama 8 (delapan) minggu. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris peserta, khususnya dalam English for Academic Purposes. Selain itu, peserta akan memiliki kesempatan untuk mempelajari secara langsung kebudayaan dan masyarakat Amerika Serikat karena peserta akan mengikuti program immersiondalam kelas internasional dimana mereka akan bergabung dengan peserta lain dari berbagai bangsa dan negara. Dalam program ini, peserta tidak hanya akan belajar Bahasa Inggris, namun juga akan mengikuti berbagai program kultural yang akan memberikan pengalaman yang sangat berharga.

2. Siapa yang berhak mendaftar?

IELSP terbuka untuk mereka yang berumur 19 – 24 tahun dan masih aktif sebagai mahasiswa S1 minimal tahun ketiga (semester 5 keatas) di perguruan tinggi mana pun di Indonesia dari berbagai jurusan. Pendaftar juga harus memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik yang ditunjukkan dengan nilai TOEFL® baik International TOEFL® atau TOEFL® ITP minimal 450. Peserta terpilih juga harus bersedia untuk meninggalkan kuliah di tanah air selama 8 minggu karena akan mengikuti kursus intensif di Amerika Serikat selama waktu tersebut.

3. Apa saja persyaratannya?

- berumur 19 – 24 tahun, dan

- aktif sebagai mahasiswa S1 minimal tahun ketiga (semester 5 keatas) di perguruan tinggi manapun di seluruh Indonesia (BELUM DINYATAKAN LULUS/MENEMPUH SIDANG KELULUSAN)

- memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik yang ditunjukkan dengan nilai TOEFL® baik International TOEFL® atau TOEFL® ITP minimal 450 (bukan Prediction Test) – memiliki prestasi akademik yang baik

- aktif dalam berbagai kegiatan atau organisasi

- memiliki komitmen penuh untuk segera kembali ke tanah air segera setelah program ini selesai

- tidak memiliki pengalaman belajar di Amerika Serikat atau negara lain selain Indonesia

- memiliki sifat-sifat: aktif, mandiri, bertanggung jawab, percaya diri dan berpikiran luas.

- Menguasai komputer

4. Bagaimana cara mendaftar?

Untuk mendaftar, dapat mengambil formulir di kantor Indonesian International Education Foundation (IIEF), Menara Imperium Lt. 28 Suite B, Jl. HR Rasuna Said Kav 1, Jakarta 12980. Formulir juga dapat di-download dari website IIEF di www.iief.or.id. Formulir boleh di fotokopi.

5. Dokumen apa saja yang harus disertakan dalam formulir pendaftaran?

Pendaftar harus melampirkan dokumen-dokumen berikut dalam formulir pendaftaran yang telah dilengkapi:

- 1 (satu) buah pasfoto berwarna ukuran 4×6

- 1 (satu) buah fotokopi Kartu Identitas (KTP)

- 1 (satu) buah surat keterangan resmi dari universitas bahwa yang bersangkutan masih aktif terdaftar di universitas tersebut

- transkrip nilai dari semester 1

- 1 (satu) buah fotokopi Ijazah SMA (tidak perlu diterjemahkan)

- 1 (satu) buah fotokopi Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) SMA (tidak perlu diterjemahkan)

- 1 (satu) buah Surat Referensi dari dosen di universitas

– menggunakan form khusus yang terlampir dalam Formulir Pendaftaran. Form Referensi yang telah dilengkapi harap dimasukkan kedalam amplop tertutup dan disertakan bersama Formulir Pendaftaran yang telah dilengkapi. Surat Referensi dari Dosen Matakuliah Bahasa Inggris lebih baik.

- 1 (satu) buah fotokopi nilai TOEFL® (International TOEFL® atau TOEFL® ITP)

6. Formulir ditujukan ke mana?

Formulir yang telah dilengkapi dan disertai oleh dokumen persyaratan dialamatkan ke:

IELSP Indonesian International Education Foundation (IIEF)

Menara Imperium Lt. 28 Suite B Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Kuningan

Jakarta 12980

(harap menuliskan IELSP di sudut kiri atas amplop)

7. Kapan batas waktu pendaftaran?

Untuk Gelombang VII, formulir yang telah dilengkapi dan disertai oleh dokumen persyaratan harus diterima oleh IIEF paling lambat tanggal 12 November 2009.

8. Apakah saya harus sudah memiliki paspor dan visa Amerika Serikat sebelum mendaftar?

Seseorang tidak perlu sudah memiliki paspor dan visa Amerika Serikat untuk bisa mendaftar. Jika terpilih, peserta akan diberikan waktu untuk mengurus paspor. Visa Amerika Serikat akan diurus oleh IIEF sebelum keberangkatan. Perhatian: Penerima beasiswa dijadualkan untuk berangkat ke Amerika Serikat pada bulan Mei/Juni 2010. (catatan: keputusan hasil seleksi tidak dapat diganggu gugat)

9. Apakah ada biaya tertentu yang harus saya bayar dalam program beasiswa ini?

Program ini merupakan beasiswa penuh, dan peserta tidak dipungut biaya apapun. Penerima beasiswa akan ditanggung seluruh biaya kecuali biaya pembuatan paspor.

10. Kemana saya harus bertanya untuk mendapatkan informasi?

Untuk informasi dapat menghubungi:

Indonesian International Education Foundation (IIEF)

Menara Imperium Lt. 28 Suite B Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Kuningan

Jakarta 12980

Telp: 021 – 831 7330,Fax: 021 – 831 7331 (pada jam kerja)

Email: scholarship@iief.or.id

Scholarship & Training Indonesian International Education Foundation (IIEF)

Menara Imperium 28th Floor ,Suite B Metropolitan Kuningan

Superblok Kav. 1 Jl. H. R. Rasuna Said

Jakarta 12980 Indonesia

Phone: (62-21) 831 7330 Fax: (62-21) 831 7331

Website: www.iief.or.id

Email: scholarship@iief.or.id http://iief.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=41&Itemid=8

DOWNLOAD FORMULIR LIAT DI ICON DOWNLOAD…

Peran SAJADAH

•September 15, 2009 • Leave a Comment

Wah,, bahasannya kayaknya g jauh2 dari ibadah ya akhir-akhir ini,,, bukan karna bulan ramadhan juga sie,, tapi ya emang kebetulan aktivitasnya banyak ke arah sana jadi kepikiran ini itu disaat2 sedang beribadah,, Gapapa lah sok alim,, hehehe…

Jadi ini ispirasi keluarnya juga pas teraweh sama seperti tulisan sebelumnya, bahkan sempat terganggu sedikit konsentrasi gara2 takut ilang ide.

Kalo lagi shalat kan kita ngeliatnya ke sajadah ya,, ya gak ya gak?? Nah gara2 itu nie ide muncul. Pas sedang khusyuk2nya mendengar imam sambil liat sajadah tiba2 terlintas pertanyaan (lah,, dimana letak khusyuknya??),, kenapa si ibu di samping sajadahnya gede banget ya??,, jadinya kan shaffnya g rapat… takut ada setan nimbrung deh diantara jamaah… Jadi inget, dulu punya sajadah wana biru yang ukurannya masih kecil (standar sajadah jaman dulu),, trus pas kuliah dikasih sajadah merah yang ukurannya agak gede dikit,, berasa udah kegedaan, tapi ternyata histor menggendut jadi pas sama ukuran yang sekarang (hehehe ^_-),, eh sekarang sajadah yang histor pake malah berasa kecil ditengah sajadah orang2 yang ukurannya makin lama makin lebar.

Jadi mikir,, sebenernya membuat sajadah ada ilmunya jugaa,,, gak sekedar buat sajadah terserah ukuran yang diinginkan, atau semampu pembeli dan semewah n selebar mungkin. Kalo menurut histor (untuk diperhatikan para pembuat sajadah) seharusnya sajadah dibuat sesuai dengan ukuran orang dewasa yang kira2 ketika duduk tasyahud tidak terlalu sempit dan tidak terlalu lebar sisanya. Sajadah sekarang banyak yang terlalu besar sepertinya sehingga berimbas pada kerenggangan shaff2 shalat jamaah,, kadang tetep bisa dirapatkan tapi terkadang sajadah menjadi batas antara makmum yang satu dengan lainnya,,, jadi peluang buat setan mengisi kekosongan jarak yang dibuat oleh sajadah deh.

Hal lain tentang sajadah adalah kemampuannya untuk mengeliminir si kaya dan si miskin. Perhatiin deh,, kebetulan histor kan suka deket ibu2,, kadang2 sajadah juga bisa menjadi representatif akan kemapanan hidup mereka,, nah yang ekonominya lumayan baik biasanya (memang kenyataan di lapangan) punya sajadah yang lebih lebar,, Kalo masalah bahan sajadah g jadi masalah lah ya, tapi kalo lebar sajadah itu sedikit bermasalah kaitannya dengan kerapatan shaff tadi…  Dan lebar sajadah sebenarnya bisa berperan dalam mengeliminir dikotomi2/perbedaan/jarak yang terjadi,, bisa menjadi pemersatu perbedaan yang ada dimasyarakat… Bukan siapa mampu membeli sajadah sebaik dan selebar apa, tapi bagaimana kita bisa membuat shaff serapat mungkin.. Jadi inget QS As-Shaff ayat 4. Agar kita bisa membentuk barisan yang rapi dan sekuat bangunan yang kokoh….

Wallahuallam,, sedikit peningkatan fungsi otak untuk menganalisis sesuatu dari sudut pandang berbeda…

_Jatinangor 06.59,, 15 September 2009_

KORELASI KENDARAAN, SOPIR DAN KESABARAN

•September 9, 2009 • Leave a Comment

Ternyata memang semua yang ada disekitar kita untuk dipelajari,,, sambil ngelamun didalam damri mau ke bandung,, sambil ngeliat angkot ngetem n ngeliat (juga pernah ngalamin) orang2 yang lagi menanti damri datang….. Bahasnya dari mana ya?? Dari angkot ngetem dulu deh…

Pas ngeliat angkot ngetem,, beuh,,, jadi inget pas kemaren2 jadi penumpang di angkot2 yang ngetem lamanyaaaa gak ketulungan,,, sebenernya sopir2 angkot  itu nyadar g sie kalo penumpangnya pada sebel karna angkotnya g jalan2?? Kalau mereka menyadari bahwa reczeki kita udah ada masing2 n gak bakal berebutan seharusnya mereka terus jalanin angkotnya, kalopun emang mau ngetem ya yang wajar aja,, karna dengan lamanya ngetem ngebuat para penumpangnya jadi bete sampai2 berdoa yang jelek2 buat si sopir dan angkotnya,, walhasil rezeki si tukang angkot jadi jauh hanya gara2 menunggu lebih lama penumpang2 yang belum tentu mau naikin angkotnya dia. Kadang justru ngetem itu yang membuat calon penumpang jadi males milih naik angkotnya (haduhhh ngomong apa sie,, jadi ribet gini,, semoga ngerti deh..). Intinya saran buat tukang angkot n kita semua dimanapun posisi n profesi kita, jangan membuat sodara2 kita,, atau klien2 kita menunggu dengan lama, cepat berikan haknya, dengan ketepatan waktu justru akan membawa berkah lebih buat kita, dengan menunda mungkin malah akan membuat mereka jadi kesel dan akhirnya mendoakan kita yang tidak2,, jangan pernah menahan hak2 mereka sesuai dengan waktu yang telah disepakati.

Seperti maghrib ini, histor dan teman yang diburu waktu mau ikutan teraweh di IPDN malah naik angkot yang ngetem lumayan lama, sempet g sabar juga sie,,, tapi jadi sadar,, sabar g sabar angkotnya bakal tetep ngetem, daripada malah makin negatif aja gara2 emosi negatifnya makin numpuk lebih baik berdoa semoga jamaahan solat isyanya diperlambat so kita masih bisa ikutan. Seperti cerita jaman sahabat dulu, ada sahabat nabai yang dateng terlambat ke masjid karna berjalan dibelakang orang tua yang berjalan dengan amat sangat  lambat,, sangking menghargai orang tua tersebut, sahabat pun denga n sabar berjalan hingga akhirnya sampai masjid sangat terlambat. Normalnya sie sahabat sudah tidak akan dapat mengejar sholat berjamaah itu lagi, tapi karna Allah melihat amalan baiknya, ternyata meski terlambat, sholat berjamaah masih terkejar,,, subhanallah… Dengan harapan seperti sahabat nabi tadi, ternyata alhamdulillah shalat isya berjamaahdi IPDN benar2 masih terkejar, malah belum mulai,, Kuasa Allah… ^^

Kemudian sekarang tentang sopir damri,, wah,,

kalo udah naik damri dari nangor ke DU,, paling males kalo udah keluar tol menuju DU,, beuh,,macetnyaa,, kadang suka bikin emosi.. apalagi kalo ada agenda yang harus cepat2 dikejar,, enak juga sie kalo kita nya terlelap tidur, tapi kalo pas lagi melek kan BTnya makin berasa. Nah,, ditengah kebetean penumpang melihat kemacetan dari dalam damri tiba2 otak lagi2 berpikir,, ya ampun,, histor,, kamu Cuma penumpangnya lhoo,, coba bayangin si sopir,, dy lebih bete kali,,, dari awal g bisa istirahat apalagi untu sejenak tertidur ditambah melihat kenyataan kemacetan di lapangan….  Jadi histor sebenernya tidak pantas protes,, coba liat supir damri,, dy jauh lebih sabar daripada penumpang yang sebenernya hanya duduk saja tanpa perlu menyetir,,, Kamu harus bisa lebih sabar lagi donk,, Nah, disaat seperti itu histor berpikir,, ternyata perbedaan sabar dan emosi negatif itu sedikit sekali,, kalau ksaja kita bisa mengendalikan dengan baik maka kemacetan itu bisa jadi bahan ajar kita untuk melatih kesabaran,, tapi andaikan kita salah menyalurkan, maka ha itu bisa membuat kita menjadi orang yang amat sangat mudah naik darah, mudah emosi, mudah marah dan sensitif sekali.. Wah semoga bapak2 sopir damri dan kendaraan lainnya bisa memahami ini ya,, semoga bisa disalurkan secara positif,,, Itu baru bandung lhoo,, apalagi jakartaa…

_Ketika mata terus melihat agar otak tetap terus berputar_

Jatinangor,  21:26, 090909

HADIRNYA DISAAT YANG TEPAT

•September 7, 2009 • Leave a Comment

Kapan ya inspirasi untuk nulisnya dateng?? Kalo g salah pas lagi g ada money banget…. hmmm,, saat sedang membutuhkan asupan dana mendadak, tiba-tiba ada masukan dana yang jumlahnya sebenernya sangat tidak seberapa tapi bisa membantu untuk mengembangkan dana yang awalnya tidak ada menjadi ada bahkan cukup.

Ketika tiba-tiba dapet dana tambahan, otomatis terlafazkan “Alhamdulillah,, rejeki ada ada aja”. Sambil bersuka cita mendapatkan rejeki kecil namun penuh arti tersebut tiba-tiba otak ini berpikir,, wah,, sebenernya sesuatu bisa dikatakan rejeki bukan dari seberapa besar jumlahnya atau efeknya, tapi seberapa tepat hadirnya.. Sebenernya kapanpun diberi nikmat oleh Allah adalah rejeki, nah tapi tapi tapi,,, keterbatasan manusia untuk menyadari bahwa rejeki yang tepat itu sesuai dengan waktu yang tepat menurut Allah untuk kebaikan kita menyebabkan istilah rejeki hanya keluar ketika nikmat tersebut hadirnya saat qt benar-benar membutuhkan atau setelah sudah lama kita merasakan efeknya dan menyadari bahwa hal kemarin yang kita anggap musibah pun sebenernya rejeki dari Allah. Karna itu, histor menyimpulkan sebenernya rejeki itu akan benar-benar bisa dirasakan memberi efek positif kepada si penerimanya ketika waktu yang tepat menurut kita ‘matching’ sama waktu yang tepat menurut Allah.

Contohnya ketika  kita berharap tahun ini lulus SPMB di fakultas X,, yang terjadi ternyata kita tidak menadapatkan fakultas X yang menjadi favorit kita, tapi fakultas Y yang diberikan kepada kita, atau malah kita tidak lulus SPMB dan harus mengulang tahun depan… Ketika itu kita menganggap yang hasil SPMB kita adalah musibah,, karna tidak sesuai dengan rencana dan harapan-harapan kita. Padahal sebenernya apapun yang diberikan sudah merupakan yang terbaik untuk kita, Cuma karna itu tadi, keterbatasan manusia,, jadi yang dianggap rejeki hanya yang sesuai dengan deadline waktu dalam rencana hidup kita.

Manusia,, manusia,,, tapi dari semua itu,, kita belajar,,, belajar untuk lebih mengenal siapa pencipta kita dan bagaimana sang pencipta telah membuat skenario hidup yang begitu indah ini untuk dipetik hikmahnya…

Karna Allah memberikan waktu untuk beristirahat sejenak

•September 7, 2009 • Leave a Comment

Kepikiran buat nulis waktu lagi i’tikaf di Salman,, sambil nunggu rakaat teraweh selanjutnya tiba2 terpikir,, kenapa ya Allah sebanyak apapun rakaat sholat tapi dibatasi setiap satu kali solat maksimal 4 rakaat?? Dengan analisis sederhana akhirnya histor memetik hikmah prematur,, Iya ngerti ngertii,,, karna Allah ingin memberikan kita waktu untuk beristirahat sejenak,, Ya ampun ternyata udah dari 1400an tahun yang lalu Allah ngajarin kita untuk tidak terlalu ngoyo dan memaksakan diri. Ternyata udah sejak dulu Allah ngajarin kita buat mengambil waktu berhenti sejenak untuk mencharge kembali energi kita biar bisa bergerak maksimal lagi…

Ya Allah,, sekali lagi, bukti bahwa kami hanyalah ciptaanMu,, sekian lama Engkau telah mengajarkan cara beribadah kepada hamba-hambaMu tapi baru beberapa hari yang lalu aku menyadari sedikit hikmah yang terkandung dibalik semua tata cara beribadah kepadaMu,,

Coba kita perhatikan bersama-sama, Shalat teraweh yang 20 rakaat dilakukan dalam 10 kali solat dengan 2 rakaat tiap shalatnya atau 5 kali shalat dengan 4 rakaat setiap shalatnya. Allah tidak ingin kita menjadi sombong,, ya… tidak sombong dan serakah… Meskipun Allah tau ada beberapa diantara hamba-hambaNYa yang mampu menyelesaikan 20 rakaat itu dalam 1 kali solat tanpa jeda tapi Allah tetap memberikan kita batas maksimal,, karna poinnya bukan bagaimana secepat2nya menyelesaikan shalat dengan seminimal mungkin gerakan yang kita lakukan, menghasilkan hasil yang maksimal. Bukan, bukan itu yang dimaksud, bukan prinsip dalam perniagaan yang digunakan. Meski kita mampu tapi Allah lebih menyukai sesuatu yang dilakukan secara berkesinambungan, terus menerus, berlanjut… Mungkin hari ini kita mampu untuk menyelesaikan 20 rakaat dalam 1 kali shalat, mungkin sampai 1 minggu, 1 bulan, atau 1 tahun kedepan pun kita masih mampu. Tapi yang dikhawatirkan kita hanya mendapatkan rasa lelah, tanpa bisa menikmati apa yang telah kita lakukan, apa yang kita baca dalam shalat-shalat kita dan kalau bener terjadi demikian maka lambat laun kita akan meninggalkan ritual tersebut,,, Oleh sebab itu Allah lebih suka yang sedikit demi sedikit tapi berkelanjutan, yang diharapkan akan meningkat pula kualitas seiring dengan kuantitasnya…

Wah,, subhanalah,,, kita memang tidak akan pernah menandingi kehebatan sang pencipta,,,

SEKOLAH PRA NIKAH

•September 7, 2009 • Leave a Comment

Mulai 3 Oktober 2009

Setiap sabtu pukul 13.00 – 15.00 atau Ahad pukul 09.00 – 11.00

Materi :

-          Visi misi pernikahan, Persiapan diri, prosesi pernikahan

-          Hak dan kewajiban Rumah Tangga

-          Persiapan Keluarga pra nikah

-          Psikologi adam dan Hawa

-          Kesehatan

-          Keuangan keluarga

-          Problematika rumah tangga

-          Hukum pernikahan menurut Islam dan negara

Pemateri :

-          Dr. KH. Asep Zaenal Aushop (Dosen AAEI ITB)

-          Prof. Dr. KH. Miftah Faridl (MUI Kota Bandung)

-          Ust. Hervi Firdaus, Lc. (Manajer LPD Salman ITB)

-          Ust. Budi Prayitno, Psi. (Keluarga Sakinah MQ-FM)

-          Adriano Rusfi, Psi (Psikolog)

-          Rahmat Puryodo, S. P. (Ketua Gapenmas Lembang)

-          Ust. Saiful Islam Mubarak, Lc. M.Ag (Ketua Maqdis)

-          Arif Ramdhani, Lc.

-          Agus Tri, S.H.

-          Yudi Feriandi, dr. (Dokter)

-          Erna Kurniawati, S.Si (Ketua IKD Kota Bandung)

-          Erlin Marlina, S.Si. (Dosen STIT Hamka)

-          Siti Mumtanah, S.T. (Salimah PW Jabar)

-          Fitri Ariyanti, M. Psi. Psych. (Psikolog)

-          Emma Kaysi, dr. (Klinik Wise)

-          Sri Iskandar, S.E. (Konsultan Keuangan)

Fasilitas :

-          Modul Materi

-          CD Materi

-          Sertifikat

-          Follow Up (hwaaaaa apaan nie??)

Persyaratan :

-          Mengisi Formulir pendaftaran

-          Foto 3 x 4 berwarna 1 buah

Investasi Rp. 150.000 (10 kali pertemuan)

Terbuka untuk umum dan mahasiswa

CP :

-          Siti 0856 202 6365

-          Yeni 0813 01 42142

Pendaftaran mulai tanggal 27 Agustus 2009 – 2 Oktober 2009