The Real Winner


What we will never do is we will never ever ever ever ever ever give up (Winston Churchill)

Sebenarnya hal yang sudah lama ingin saya bagikan, tapi sempat sejenak terlupakan sampai akhirnya saya kembali teringat dari sekilas pembicaraan bersama seorang teman akrab di telepon. Tentang sebuah percakapan singkat bersama seorang teman (baik) Pakistan ketika dulu saya masih berada di Suwon, Ajou University, Korea Selatan.

Ada sebuah kejadian (saya lupa kejadiannya apa) yang sempat membuat saya ‘feeling guilty’ dan bingung bagaimana bersikap. Mood pun sempat merosot yang akhirnya membuat teman-teman orang Pakistan tadi bertanya-tanya mengenai kemurungan sesaat itu. Dan ada salah satu orang yang berkata kira-kira seperti ini “Whatever you face, just dont show that you are sad. Just live your life, ignore others and just be happy. Thats how to win a race.” Dan saya sempat terdiam sejenak and said “Wow!! You teach me how to be a winner!!”.

Sesampainya di dormitory saya kembali merenungi perkataan teman saya tadi sembari menganalisis sosoknya yang tidak pernah sedikit pun terlihat tidak bahagia ataupun dibawah tekanan. Saya baru menyadari bahwa everything happened to him just turn to be under his control. Dan nilai kemenangan yang tadi sore sempat dia utarakan memang merepresentasikan siapa dirinya.

Begitulah sedikit cuplikan cerita tentang menjadi pemenang. Bahwa menang tidak selalu harus mendapatkan apa yang menjadi taruhan dan harga tertinggi yang ditawarkan. Memang idealnya seorang pemenang adalah si empunya reward yang diumbar-umbarkan diawal kompetisi hidup, tapi itu menjadi tingkat lanjut untuk menjadi pemenang sepenuhnya. Sebenarnya setiap kita dimanapun, kapanpun, dan dalam keadaan bagaimanapun selalu bisa menjadi pemenang jika kita memahami hal penting yang harus dimiliki oleh jiwa-jiwa para pemenang sejati.

Pemenang sejati adalah mereka yang tidak pernah merasa dan memperlihatkan bahwa mereka telah kalah (dan memang tidak pernah ada kosakata kalah dalam kamus hidup mereka).

Pemenang sejati adalah mereka yang dengan ikhlas dan lapang dada menerima kenyataan bahwa mereka harus mendapatkan second position yang dengan kata lain bahwa mereka mengakui ada yang lebih baik dari mereka dan menjadi target pencapaian selanjutnya.

Pemenang sejati adalah mereka yang selalu bisa tersenyum atas kemenangan kompetitornya.

Pemenang sejati adalah mereka yang belajar dari strategi pemenang lain bukan justru mencari-cari kelemahannya.

Pemenang sejati adalah yang selalu memperoleh evaluasi dari kemenangan hari ini untuk tidak pernah berhenti menjadi yang terbaik di kompetisi-kompetisi selanjutnya.

Pemenang sejati adalah yang selalu menghargai kemajuan hasil kemenangannya sesedikit apapun itu.

“If you hit three out of ten, you’re a star. If you get even a little better than that, than you’re a superstar.”
(Marthian Child)

Kalo kata senandungnya Sheilla On 7 “Bila kita jatuh nanti, kita siap tuk melompat lebih tinggi”…

Pemenang sejati tidak pernah mengenal kata akhir dan tidak pernah mengenal kata bosan untuk mencoba terus melompat lebih tinggi!!!

Dare each of yourself to be a winner!!!

Jatinangor, 110410, 23.53

~ by Historina Safitri Hakim on April 13, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: