Better in Time


Denger lagu ini setelah sekian lama meng’indon’ dengan koleksi lagu2 Indonesia terbaru,, lagu ‘better in time’ nya Leona Lewis emang megang banget deh,,, denger lagu ini langsung mengingatkan seorang teman disuatu tempat,, lebih tepatnya mengingatkan saya dengan beberapa teman iswi saat di Ilmenau tepatnya di flatnya mas ‘Edy’ (pacarnya mbak Mira), di bangku di balkon deket pohon2 (pohon?) cabe. Ngingetin sama Nadjib yang tiba2 suka lagu ‘better in time’ yang lagi ada di playlist HP (yang sudah almarhum diambil orang) saya. Denger sekali langsung suka n langsung g berenti ngedengerin berkali2,, kasian HP saya sampe lowbat >.<

Ya itulah saya, lagu2 dalam playlist yang diawali dengan kesukaan dengan liriknya yang kena banget sama feel yang sedang dirasa atau khayalan masa depan, diakhiri dengan kenangan yang menjadikan lagu2 yang saya dengarkan jadi spesial,, mengingatkan dengan teman lama, kejadian tragis, so sweet, mengerikan, dsb. Yang satu ini kenangannya saat lagi seru2an ngobrak ngabrik flatnya mas Edy sambil ngobrol ngalor ngidul ga jelas sampe2 saya dikasih duit 100 Euro sama nadjib sbg mahar,, sekarang sie udah cerai soalnya sudah dikembalikan uang maharnya, hahaha… Mengingatkan saya pada obrolan ringan terakhir sebelum akhirnya kita benar2 pisah pergi masing2 sesuai tujuan (dan belum sempet ketemu2 di negri sendiri), ada yang ke Leipdzig nyamperin dosennya buat merasakan kacang panjang yang sudah jauh2 dibawa lintas benua, lintas samudra, dan lintas negara, ada yang ke Berlin nyamperin temennya, ada yang ke Austria ketempat sodara,, ada juga yang langsung ke Bandara Frankfurt untuk say goodbye sama Eropa kembali menghadapi kenyataan di negri sendiri, dan saya bersama seorang teman yang sedang siap2 memulai perjalanan backpacker2an antar negara menuju Brussel, Belgium.

Jadi inget pengalaman saya juga terkait judul lagunya Leona Lewis, benar2 mewakili usaha saya ke Jerman untuk ikut ISWI ini. Sebelum akhirnya saya mendapatkan surat undangan untuk bisa hadir ke Jerman, sudah banyak sekali usaha untuk mendapatkan kesempatan serupa yang bisa saya ikuti. Saya pernah mengikuti seleksi IELSP untuk bisa ke Amerika 2 bulan, ikut TRUST by Danone dengan reward 3 terbaik ke Paris, kemudian seleksi Exchange Student ke Rikkyo University di Jepang 1 tahun, dan terakhir seleksi International Student Festival di Trondheim, Norwegia,, semua sudah saya coba dengan usaha keras mencari informasi kesana kemari,, melengkapi berkas2, membuat essay2 panjang, mempersiapkan untuk wawancara, dan masih banyak lagi,,, tapi tak kunjung datang kesempatan untuk kembali melangkahkan kaki ke negri sebrang lagi. Sempat hampir putus harapan,, dengan semua cerita kesuksesan teman2 disekitar saya. Sampai akhirnyaa,, kesempatan itu hadir,,,

Ternyata memang saat yang tepat itu ya ke Jerman di bulan Mei,,, mendapatkan kesempatan ke Jerman tidak hanya mengantarkan saya ke Jerman saya tapi juga ke Belgia dan Prancis,, mungkin saat saya ikut TRUST danone belum tentu bisa sampai ke Jerman n Belgia,, Mungkin kalau saya dapat kesempatan ke Jepang, saya akan terlalu lama menunda kuliah,,, Mungkin kalau saja sebelum bulan Mei, K Fiddy yang akan saya singgahi di Belgia masih belum bisa menjamu saya karna sibuk Fieldtrip ke Vigo (bener g sie nama tempatnya kak?),,, dan kemungkinan2 lainnya yang membuat kesempatan ke Jerman di Bulan Mei menjadi waktu yang paling tepat untuk jalan2 keluar negri dan mendulang pengalaman baru,,, Percayalah,, yang terbaik itu datangnya dari Allah,, Terbaik menurut kita belum tentu terbaik menurut Allah dan belum tentu sesuai dengan yang dibutuhkan,,, Dengan saya ke Jerman di bulan Mei, salah satu hikmahnya saya bisa menyambangi k Fidy di Belgia dengan segala penjelasannya tentang program S2 disana dan membantu visualisasi mimpi saya untu bisa S2 di Eropa setelah melihat dan survey langsung ke Universitas tujuan.

Yang pasti selain waktu yang tepat dan sesuai kebutuhan juga disesuaikan dengan kemampuan,, Mungkin ketika saya bisa mendapatkan semuanya justru yang terjadi bukan bermanfaatnya pengalaman saya untuk yang lain tetapi menjadikan saya yang arogan dengan semua yang bisa dan telah saya rengkuh, Naudzubillahimindzalik,,,,,,

Alhamdulillah,,

There is Always something to be thankful for..

Jatinangor, 080110, 09.00

~ by Historina Safitri Hakim on January 8, 2010.

2 Responses to “Better in Time”

  1. Jadi teringat sebab akibat kehdpn,bhwa jng tanykn kita knp,mengapa,kok bgni,kok bgtu,trnyta smw ad sebab akibt,baik untk kt atwpun ornglain.Yang sering kali bnyk orng smpai akhr hytnya ga tw sbb akbt kehdpnya.,
    Allah saja yg tw,..dan tdk ada yg pernh sia-sia…

    Nanti aku jg pasti bisa ke Eropa,hhe

  2. amien,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: