Alhamdulillah masih merasa tidak nyaman


Terinspirasi dari urusan beberapa orang yang sempat dibantu menyelesaikan dan memberikan solusi,, wallahuallam bisa terbantu atau tidak,, setidaknya sudah ikut memberikan alternatif jalan menuju jalan keluar…

Dari semua yang hal yang sempat bersentuhan dengan saya akhir2 ini, ada beberapa hal yang bisa dipelajari,, Sebagian besar urusan pelik yang diberikan kepada teman2 disekitar berasal dari godaan kecil yang awalnya dirasa tidak nyaman kemudian diberlakukan excuse atau kelonggaran2 yang bukan mengarahkan kita kepada kenyamanan hati dalam menerima tapi kepada pembenaran tindakan yang berdasar nafsu sebagai manusia.
Beranjak dari situ, saya pun tersadar bahwa kita sangat perlu mensyukuri rasa ketidaknyamanan yang masih bersedia singgah di hati. Kembali saya perjelas bahwa rasa ketidaknyamanan ini adalah hal yang menurut nurani kita tidak seharusnya begini (atau sakleknya : salah).

Dari banyak pengalaman yang telah terjadi sebenarnya langkah awal kita untuk bisa berubah (ke arah yang lebih baik) pertama kali adalah ketika kita merasa dan tersadar bahwa yang kita lakukan adalah salah atau menyimpang atau melenceng,, Kesadaran akan kesalahan ini hadir ketika kita bisa menanggapi ketidaknyamanan yang datang dari hati kita bukan justru membuat yang tidak nyaman menjadi nyaman dengan pembenaran argumen agar tindakan yang dilakukan menjadi bisa diterima. Ketika ketidaknyamanan itu kita ubah (lebih tepatnya dipaksakan) menjadi rasa nyaman, jangan harap perubahan untuk minimal mempertahankan apa2 yang sudah baik dulu bisa kita rengkuh,, jangan harap perjalanan untuk kembali menemukan jalan lurus (dari jalan yang menyimpang yang sedang kita jalani) itu bisa kita tempuh, yang ada adalah kita benar2 berubah dan semakin kuat memutuskan untuk menjadi sosok baru dengan hal2 baru tersebut (masalahnya hal baru itu adlah hal yang lebih negatif daripada nilai2 yang menjadi pedoman kita sebelumnya).

Pemaksaan ketidaknyamanan menjadi sebuah kenyamanan tindakan sebenarnya berawal dari excuse atau kelonggaran2 yang kita berlakukan atas tindakan menyimpang (salah atau tidak benar) yang kita lakukan di kali pertama, kemudian perlahan namun pasti jika excuse itu terus berulang akhirnya mengubah kita menjadi seseorang yang merasa baik-baik saja dengan hal2 yang sebenarnya dahulu sangat kita hindari dan sangat tidak ingin dilakukan (jujur, saya sudah pernah menjalani excuse2 ini, untungnya banyak teman yang menguatkan untuk kembali menemukan jalan yang lurus).

Banyak hal yang mengawali kita mengaa bisa sampai mengalami pertemuan terhadap kondisi dimana kita harus menjalani aktivitas2 yang cenderung menyimpang dari nilai2 yang kita pegang, salah satunya adalah keadaan keterdesakan kita dibawah aturan yang berlaku di lingkungan kita tinggal atau bekerja,,, Oke saya akui memang sulit untuk menghindari,, tapi bukan tidak mungkin,, bagi saya selalu ada win2 solution bahkan disaat2 kita harus memilih yang terbaik diantara pilihan yang buruk (ibaratnya memakan buah simalakama). Selalu ada jalan untuk mempertahankan apa yang seharusnya dipertahankan, pertama2 adalah, adukan masalah kita, keragu2an kita kepada sang pencipta kita, Allah SWT, setelah itu berusaha sekuat tenaga untuk mencari solusi terbaik dengan berpikir tenang dan mencari lingkungan yang mendukung kita untuk tetap bekerja profesional tanpa harus menggadaikan nilai2 diri tersebut….

So, temen2, syukuri ketika rasa ketidaknyamanan masih menghampiri kita, dan jangan pernah acuhkan suara yang berasal dari hati,,
Let’s say Alhamdulillah,,,

Teori dan praktek memang berbeda
Tapi setidaknya, dengan membaca tulisan ini, teman2 sudah melakukan satu langkah kecil untuk bisa menyesuaikan teori dengan praktek dalam ketidaknyamanan yang sedang teman2 rasakan,..

Kita sama2 belajar
Histor
Jatinangor, 060110, 13.39

 

~ by Historina Safitri Hakim on January 6, 2010.

2 Responses to “Alhamdulillah masih merasa tidak nyaman”

  1. bijak sekali
    saya setuju sekali,
    kenyamanan itu ada muncul dari hati dan diri kita sendiri
    dengan sendirinya
    ga bisa dipaksakanya🙂

    keren ieu mah

  2. waduh,, subuh2 udah ngomen,,,
    makasih lho mas,, aq kan ngefans berat sama mas,,
    jadi kalo dikomen rasanya seneng banget,, ehheehee,,,
    makanya jangan menghindar dari penilaian hati,, gak boleh berpaling utk mencari pembenaran diri,,,

    makasih,,,😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: