ALPUKAT


Alpukat,, aku suka sekali alpukat,,

setiap harinya tidak pernah aku lewatkan untuk menyantap jus alpukat

selama masih ada kedai jus

selama masih ada uang dikantong

selama masih ada alpukat di jual…

Suatu hari saat aku pergi ke kedai jus

Aku melihat kamu disana

Kamu yang sedang menunggu dengan diammu

Seperti biasanya bertemu dengan sesama penggemar alpukat

Aku pun tidak menganggapmu spesial

Tapi ada yang berbeda

karna diammu dan segelas alpukat yang kau resapi penghabisannya

Membuat ekor mataku sedikit melekat padamu

Apakah karna alpukatmu?

Atau memang karna pesonamu saat meresapi alpukat itu?

Ah, aku bingung,,

Jika kamu memang bisa mengalahkan kesukaanku pada alpukat

Berarti kamu memang benar-benar spesial

Kupandangi dirimu hingga menjauh pergi meninggalkanku bersama kedai alpukat itu

Ternyata aku lupa sesuatu

Aku lupa menanyakan namamu

Siapakah dirimu??

Mungkinkah kita bertemu lagi??

Alpukat kesukaanku mempertemukan aku denganmu

Mungkinkah kamu akan datang ke kedai ini lagi?

Besok, lusa, dan seterusnya

aku akan terus menunggumu disini

di kedai favoritku

yang mempertemukan aku denganmu

hanya untuk berkata

“Aku suka kamu lebih dari alpukat.”

Ya,, aku mengkhianati kesukaanku pada alpukat

Jatinangor, 071209, 07.03

~ by Historina Safitri Hakim on December 7, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: