Karna Allah memberikan waktu untuk beristirahat sejenak


Kepikiran buat nulis waktu lagi i’tikaf di Salman,, sambil nunggu rakaat teraweh selanjutnya tiba2 terpikir,, kenapa ya Allah sebanyak apapun rakaat sholat tapi dibatasi setiap satu kali solat maksimal 4 rakaat?? Dengan analisis sederhana akhirnya histor memetik hikmah prematur,, Iya ngerti ngertii,,, karna Allah ingin memberikan kita waktu untuk beristirahat sejenak,, Ya ampun ternyata udah dari 1400an tahun yang lalu Allah ngajarin kita untuk tidak terlalu ngoyo dan memaksakan diri. Ternyata udah sejak dulu Allah ngajarin kita buat mengambil waktu berhenti sejenak untuk mencharge kembali energi kita biar bisa bergerak maksimal lagi…

Ya Allah,, sekali lagi, bukti bahwa kami hanyalah ciptaanMu,, sekian lama Engkau telah mengajarkan cara beribadah kepada hamba-hambaMu tapi baru beberapa hari yang lalu aku menyadari sedikit hikmah yang terkandung dibalik semua tata cara beribadah kepadaMu,,

Coba kita perhatikan bersama-sama, Shalat teraweh yang 20 rakaat dilakukan dalam 10 kali solat dengan 2 rakaat tiap shalatnya atau 5 kali shalat dengan 4 rakaat setiap shalatnya. Allah tidak ingin kita menjadi sombong,, ya… tidak sombong dan serakah… Meskipun Allah tau ada beberapa diantara hamba-hambaNYa yang mampu menyelesaikan 20 rakaat itu dalam 1 kali solat tanpa jeda tapi Allah tetap memberikan kita batas maksimal,, karna poinnya bukan bagaimana secepat2nya menyelesaikan shalat dengan seminimal mungkin gerakan yang kita lakukan, menghasilkan hasil yang maksimal. Bukan, bukan itu yang dimaksud, bukan prinsip dalam perniagaan yang digunakan. Meski kita mampu tapi Allah lebih menyukai sesuatu yang dilakukan secara berkesinambungan, terus menerus, berlanjut… Mungkin hari ini kita mampu untuk menyelesaikan 20 rakaat dalam 1 kali shalat, mungkin sampai 1 minggu, 1 bulan, atau 1 tahun kedepan pun kita masih mampu. Tapi yang dikhawatirkan kita hanya mendapatkan rasa lelah, tanpa bisa menikmati apa yang telah kita lakukan, apa yang kita baca dalam shalat-shalat kita dan kalau bener terjadi demikian maka lambat laun kita akan meninggalkan ritual tersebut,,, Oleh sebab itu Allah lebih suka yang sedikit demi sedikit tapi berkelanjutan, yang diharapkan akan meningkat pula kualitas seiring dengan kuantitasnya…

Wah,, subhanalah,,, kita memang tidak akan pernah menandingi kehebatan sang pencipta,,,

~ by Historina Safitri Hakim on September 7, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: