MENUNGGU DALAM KETERBATASAN HATI


Dalam keheningan malam kembali kutersentak

Apa yang terjadi?? Ada apa dengan hatiku?

Kembali desiran halus menyapaku dalam kesendirian ini

Sendiri??

Ya..

Hari-hari lalu kulewati sendiri

Bertamengkan perempuan tangguh

Berhiaskan wajah penuh bahagia

Namun hati ini tak dapat kupungkiri

Terkadang menghentak-hentak meminta ditemani

Terkadang??

Itu dulu..

Saat ini, hentakan dan desiran itu makin terasa

Makin menjadi-jadi

Ada apa gerangan wahai hati ?

Tidakkah bisa kau bersabar dan menunggu dengan Ikhlas ?

Ikhlas menunggu malaikat menghampiri hati ini

Hingga akhirnya tiba giliranku untuk ditemani dan digenapkan dalam kesucian

Hingga kegelisahan selama ini sirna

Hingga rasa berlebih ini tersalurkan

Hingga jiwa ini damai

Dengannya di sisi

Untuk meraih RidhoNya menuju kehidupan nanti

Hati ini terlalu sulit untuk dapat kujaga dengan baik ya Allah,,

Sudilah Engkau memberikan keteduhanMu agar aku dapat kembali menjalani hariku

Tanpa noda-noda yang perlahan menghitamkan cinta yang hanya untukMu ini

Aku yang hanya bisa menunggu

Dalam keterbatasan hati

~ by Historina Safitri Hakim on July 19, 2009.

3 Responses to “MENUNGGU DALAM KETERBATASAN HATI”

  1. Mmmm…nice…

    “Aku yang hanya bisa menunggu

    Dalam keterbatasan hati”

    I Like This!

    Semoga ALLAH terus menjaga hati Histor, selama penantian yah…^_^

  2. thanks for liking,,,
    amien,, makasih doanyaa….

  3. “manantilah yang sabar…
    kelak datang yang terbaik untukMu…
    amin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: