PENGAMEN


Udah lama ya gak ke Bandung,, akhirnya hari ini ke Bandung juga, gara-gara mau daftar seminar Enterpreneurship dari Djarum. Ke Bandung means Damri-damrian,,hehehe,,, yaaahhh tradisi perjalanan dengan kepengapan dan suara-suara sumbang pengamen. Histor yang sangat suka ngedengerin musik si sangat tidak terganggu dengan pengamen-pengamen yang sambung menyambung tidak ada putus-putusnya bahkan sampai-sampai pengamen selanjutnya sudah ikut menunggu dalam damri yang sama. Dan tradisi ini pun pastinya tidak terlewatkan dalam perjalanan ke Bandung pagi ini.

pengamen_sBanyak pengamen yang bersenandung dengan merdunya, tidak kalah dengan artis-artis ibukota, tapi tidak sedikit pula yang menyumbangkan suaranya yang didengar sambil tutup kuping, sambil tidur atau sambil mendengarkan MP3 pun tetap sumbang. Hahahaha.. Tapi mereka lah salah satu yang dirindukan dalam ritual damri-damrian,,hohohoho…

Pada saat berangkat dari Jatinangor menuju Bandung alhamdulillah suara-suara pengamennya masih bisa diterima dengan baik oleh kuping, tapi… tapi tapi tapi,,,,, (pake gaya FITRI TROPICA) dalam damri menuju Nangor,,, NOOOO!!!….. dimulai dengan seorang bapak pengamen yang udah menclok di depan saat kaki ini akan melangkah masuk. Terdengar beberapa lagu-lagu lokal Indonesia dengan petikan gitar khas pengamen sunda yang nadanya “jeng jreng jeng… jeng jreng jeng….” sepanjang lagu. Cuma naik ato turun beberapa nada aja tapi dengan petikan dan genjrengan yang TOTALLY sama,, hahaha… ini khas-khas pengamen-pengamen sunda, biasanya sie bapak-bapak, kalo anak mudanya banyak yang keren kq, malah ada yang pake biola,, empat jempol dah…

Lagu-lagu yang dimainkan bapak tadi tiba-tiba tidak lagi dapat ditangkap artinya,, setelah mendengarkan dengan seksama,, ternyata ada kata-kata “SARANGHAE” wahh,,, lagu korea atuh itu mah,,, tapi gak kedengeran kayak lagu-lagu korea,, karna petikannya itu tadi,, ckckckck,, si bapak meuni ngearansemen sendiri kituu.. hahahaha,,, LUCU!! Boleh juga tuw tampil di korea,, biar orang2 korea pada tercengang… ehehe..

Kemudian seselesainya senandung-senandung tersebut disenandungkan (halah,,, meuni pabalieut),, seperti pengamen-pengamen pada umumnya maka si bapak pun menyampaikan kata pembuka (tepatnya pembuka hati para penumpang berharap kepingan-kepingan receh bersedia berpindah tempat kepadanya agar hari ini dapat melanjutkan hidup kembali). Tapi si bapak tiba-tiba menyampaikan kata-kata yang sedikit berbeda dari pengamen biasanya, histor yang sambil menutup mata mendengarkan lagu-lagu bapak itu sedari tadi sontak mengumpulkan nyawa dan mencoba berkonsentrasi. Yang sempat terdengar dari Bapak pengamen itu “ …… Silaturahmi!! Silaturahmi bapak-bapak ibu-ibu. Jaga silaturahmi insyaAllah rejeki juga akan lancar……”

Wah wah wah… kata-katanya menarik,,, bapak pengamen itu hanya ingin bersilaturahmi berharap dengannya juga mengalir rejeki yang lancar. Kita juga sebaiknya tidak boleh keburu berburuk sangka dan cepat-cepat melengos ketika melihat pengamen-pengamen seperti bapak itu yang memang kenyataannya tidak memiliki kualitas suara untuk layak dikatakan pengamen,, ternyata mereka hanya berusaha untuk menghibur dan menjalin silaturahmi demi kelancaran rejeki kedua belah pihak, penumpang dan pengamen. Walaupun mungkin hanya permainan kata agar kepingan-kepingan receh itu menjadi lembaran-lembaran kertas berwarna biru atau bahkan coklat, tapi apa salahnya berhusnudzon, toh kita juga secara tidak langsung sudah diingatkan kembali oleh bapak itu, jadi tidak ada yang dirugikan. MAKASIH BAPAK ATAS PELAJARAN HIDUPNYA HARI INI…. ^^



~ by Historina Safitri Hakim on July 7, 2009.

6 Responses to “PENGAMEN”

  1. eh, Histor… itu mah bukan lagu korea kali…. Saranghae”… bapaknya ngomong sareang-wae… artinya sama2 aja. histornya aja masih tidur hehe… iya sih dalam setiap perjalanan hidup kita, dimanapun dan kapanpin pasti terselip pelajaran n hikmah buat kita, sekecil apapun. taopi terkadang tidak semua kita menyadarinya..

  2. silatuim,,bukan silaturami itu kata Ust. Hidayat Nur Wahid waktu dateng ke masjid Al Furqon Teluk..
    Silaturahmi artinya penyakit rahim begono katanya,,,masak bapak tu cuma mw membuat penyakit,,heheheh
    ,,,

  3. silaturahim,,bukan silaturahmi itu kata Ust. Hidayat Nur Wahid waktu dateng ke masjid Al Furqon Teluk..
    Silaturahmi artinya penyakit rahim begono katanya,,,masak bapak tu cuma mw membuat penyakit,,heheheh

  4. hahaha,,,, emang iya ya?? mungkin juga sie salah denger.. tapi kayaknya nggak deh,,, g tau deh..hehehe…
    yeap,,, seluruh alam ini kan disediakan untuk dipelajari dan diambil ilmunya,, tergantung sepinter apa kita bisa ngedapetin ilmu dari semua yang terjadi disekitar…

    jimi : oh ya?? waduww,, salah donk yaaa… makasih udah ngebenerin,,, beda banget artinya,,, SILATURAHIM,,,

  5. yups SILATURAHIM…
    eh iya..
    septi (u’r sister) masuk mana sekarang???

  6. adek di swastaa,,, n sekarang lagi honor di pemda gitu,,, bakal jadi PNS kayaknyaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: