KESEMPATAN, KEMAMPUAN, dan KEMAUAN


kesempatanIni pengalaman tentang batu loncatan atau batu tolakan pertama prestasi histor. Batu tolakan, yang bisa membuat kita terus melambung tinggi, seperti pengalaman pertama ini yang mengawali anak-anak prestasi (katakanlah begitu) lainnya. Pengalaman pertama mengikuti ajang kompetisi penulisan karya tulis ilmiah mahasiswa dari DIKTI. Bukan pengalamannya yang mau dibahas tapi behind the scene step by step menuju puncak itu. Hanya salah satu step dan salah satu kejadian yang dialami bersama teman.

Histor terpilih dalam tim dengan fokus utama bidang presentasinya. Sebelum adanya seleksi-seleksi dalam pemilihan tim fakultas histor sama sekali tidak menyadari bahwa mungkin ada sedikit capability di bidang public speaking. Dan sebenernya kenyataan di kelas pun masih banyak sekali teman-teman yang jauhhhh lebih baik dalam hal presentasi, baik dari gesture, intonasi, penyampaian dan pemahaman ke pendengar, maupun peyakinan dalam pembenaran argumen mereka. Berbekal kePDan meski masih banyak yang lebih baik, seleksi pun histor ikuti hingga akhirnya mencapai tingkat regional (sayangnya g nyampe nasional).

Suatu hari, ada seorang teman (salah satu dari teman-teman yang memiliki ability sebagai presenter) yang menghampiri dan membuka obrolan tentang kompetisi karya tulis mahasiswa yang sedang berlangsung tersebut. Dia berkata bahwa histor hebat bisa memcetak prestasi, tapi di sisi lain dia juga berkata bahwa sebenernya dia bisa lebih hebat dari apa yang sudah histor lakukan. Wow,, thats true!! Kemudian dia melanjutkan perkataannya

“Tapi sayangnya gw gak ikut tor, meskipun gw mungkin bisa jauh lebih baik dari lo, dan sekarang gw cuma bisa komentar ‘wah hebat banget si histor’, itu yang ngebedain gw sama lo, lo mau nyoba dan menjadi pelaku, sedangkan gw Cuma bisa mengomentari dan melihat kesuksesan lo dari jauh sebagai penonton”

Deg… she is definately right!! Dan selesai dia mengatakan hal tersebut histor langsung bersyukur. Itu yang membedakan histor yang bergerak atas dasar kemauan untuk mencoba mengambil kesempatan yang terlempar kepada siapa saja yang mau menangkapnya. Banyak sekali orang diluaran sana yang jauh lebih mampu tapi tidak menanggapi kesempatan yang hanya lewat satu kali itu, sedangkan bagi orang-orang yang memiliki kemauan (dan kePDan,,hahaha,, PD banget) maka kesempatan itu akan menjadikan mereka yang sebenarnya kemampuannya biasa-biasa saja become an extraordinary person, at least look extraordinary. Dan sebenarnya satu pintu kesempatan yang kita buka akan menghantarkan kita kepada puluhan pintu kesempatan lainnya, perhitungan perpangkatan berlaku disini, tidak pernah ada ruginya untuk mencoba menangkap kesempatan-kesempatan yang ada.

kesempatan 2

JANGAN TAKUT JIKA KITA TIDAK MAMPU,,

TAKUTLAH KETIKA KITA SUDAH TIDAK LAGI MEMILIKI KEMAUAN UNTUK MENCOBA!!

~ by Historina Safitri Hakim on July 1, 2009.

2 Responses to “KESEMPATAN, KEMAMPUAN, dan KEMAUAN”

  1. Saya cuman bsa bilang klo saya setuju dengan tulisan teh histor..
    di akhir tulisan, kata-katanya bagus teh..^^
    K’lo blh tau pendapat teh histor.. apa yang dimaksud dengan prestasi itu sendiri?..^^

  2. makasih isa,,,,
    yang dimaksud prestasi menurut histor,, pencapaian yang bisa membuat kita lebih baik lagi dan membuat orang-orang disekitar kita bangga dan bahagia akan yang kita raih,, begitu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: