TRADISI RAMADHAN, POLUSI, dan PEMBANGUNAN


Jatinangor oh jatinangor… Debu, polusi, makin menjadi-jadi,,

Awalnya hanya sepintas gosip bahwa jalan dari arah gerbang baru menuju gerbang lama unpad akan dijadikan jalan raya umum yang akan dilewati truk-truk besar dan mobil-mobil angkutan berat menuju sumedang, tasik, garut, dan daerah jawa ke arah timur. Ternyata eh ternyata, proyekan pembangunan jalan itu bukan hanya sesumbar gosip tapi benar adanya. Wuelleeh wuellehh,,, udah barang tentu bakal lebih mudah nemuin si debu dimana-mana.

Dilihat dari kepemilikan tanah,, wahh kurang tau tu ya, sebenernya tanah yang dibangun jalan itu milik unpad atau pemerintah, tapi kalau milik unpad kq ya sayang banget dijadiin jalan,, ada beberapa hal yang tidak berkenan dihati

–          Bisingnya itu lhoo,, makin mendekati kampus jadi makin kedengeran,,, klakson2 mobil yang terjebak dalam kemacetan, hiruk pikuk mahasiswa penyebrang jalan yang berusaha menyelamatkan diri untuk tidak nyelip diantara roda-roda besar itu.

–          Polusi,,, oaalaaahhh dengan jalan yang memang selama ini sudah digunakan saja sudah mengotori udara, belum lagi ditambah ojek-ojek, odong-odong/omprengan, dan kendaraan pribadi mahasiswa dan dosen yang gak kalah memolusi (halahh naon sie), Aapalagi ditambah dengan jalan baru yang jelas lebih lebar dan lebih luas tampungannya, produksi polusi juga makin meningkat.

14-pkl2–          Ketersingkiran lapak-lapak pedagang-pedagang setempat, agen-agen koran yang terpaksa harus mencari tempat mangkal yang baru dengan didahului rebut-rebutan kekuasaan tempat KEMBALI,,,

Sebenarnya masalah yang amat mengganggu fikiran akhir-akhir ini adalah pedagang-pedagang itu tadi,, dalam hitungan bulan Ramadhan akan datang. Ramadhan yang ditunggu-tunggu bukan hanya karna semua bonus-bonus dan kenikmatan berlimpah yang ada didalamnya tapi juga tradisinya.

Tradisi mahasiswa Unpad ngabuburit menghabiskan waktu sore setelah ashar hingga menjelang maghrib di gerbang lama. Duduk-duduk berkumpul bersama komunitasnya di gerbang sambil memesan makanan buka dan bercengkrama melakukan pendekatan personal satu dan lainnya. Kemana? Kemana tradisi itu akan dianjutkan? Sampai kurang dari 2 bulan lagi Ramadhan tiba tapi gerbang masih tampak jauh dari kata selesai dan siap digunakan.  Tradisi yang amat ditunggu oleh mahasiswa dalam perkumpulan partai besar mahasiswa tersebut perlahan tapi pasti akan terancam keberlanjutannya. Silaturahmi besar-besaran itu terancam keberadaannya. Wah, jangan sampai hal itu terjadi!! Sempat juga bertanya ke teman, apa yang akan terjadi selanjutnya,, banyak yang berpendapat bahwa tempat mangkal pedagang-pedagang tersebut akan pindah ke depan ATM BNI gerbang lama mungkin? Atau mungkin di deket GOR Pakuan. Dimanapun itu berharap tidak mengganggu tradisi tahunan mahasiswa ini. Karena alasan yang lebih utama lagi adalah insyaAllah Ramadhan ini menjadi Ramadhan terakhir di Unpad almamaterku tercinta…

~ by Historina Safitri Hakim on June 25, 2009.

7 Responses to “TRADISI RAMADHAN, POLUSI, dan PEMBANGUNAN”

  1. Indonesia ingin membngun kemegahan suatu kota di tengah kesengsaraan warganya,
    Buat apa memake-up sebagus mungkin wajh, namun hampa hati nurani…
    Semoga bs menjadi ibroh…… Amin,

  2. Ingat dialektika Teknologi ?
    Teknologi diciptakan untuk mengatasi permasalahan dengan menimbulkan kembali permasalahan.. dan itulah yang akan terus terjadi… masalah –> teknologi –> masalah

    Namun semua itu, akan merubah kehidupan menjadi lebih menarik. Saya yakin dengan adanya pembangunan jalan ini, maka akan ada hal menarik lainnya yang akan terjadi, contohnya kemeriahan gerbang saat ramadhan… asumsi saya, akan ada tempat pengganti selain di gerbang…. lihat saja nanti… jadi nikmatilah teknologi sambil berpikir menyelesaikan penyelesaian selanjutnya

  3. hmmm bener juga sie,,, perbaikan yang dilakukan tetap perlu pengorbanan,, dan dalam pembangunan jalan raya unpad itu, tradisi kita yang hampir terkorbankan… ya semoga saja ada pengganti dan tetap hangat seperti tahun2 sebelumnya,,

  4. dulu sebelum proyek pembangunan jalan dilakukan, saya sempet ngobrol sama bapak kabag perencanaan Unpad. katanya jalan yang sekarang dibangun itu mestinya dibangun di lahan milik PJ. Kereta Api (lahan disekitaran pagar Unpad) yang sekarang sudah penuh dengan pemukiman dan kost-kostan mahasiswa.

    jadi bisa timbul kericuhan kalau hal itu dipaksakan. hal2 yang memang sudah biasa terjadi di negeri ini..

    karena penggusurab tidak bisa dilakukan, maka pemkab sumedang mendesak pihak Unpad untuk merelakan sebagian miliknya.

    katanya sih perundingannya juga alot dan susah mencapai kata sepakat, tapi karena Unpad juga memiliki kewajiban melaksanakan tri dharma perguruan tinggi (pengabdian kepada masyarakat) jadi mau gak mau…

    kalo saya mah yang penting ada jembatan penyebrangan, berhubung takut nyebrang..
    hahahahhaha

  5. Oooohh gitu,,,
    jadi Unpad sebagai institusi yang gak mau dibilang cuma Omdo mengiyakan berhubung punya kewajiban PKM tadi yaa…
    Hmm,,, tapi kan sebenernya privasi unpad jadi berkurang dan mengganggu aktivitas, sedikit atau banyak. Yahh semoga aja bermanfaat dan menjadi lebih baik.
    Bener juga tuw,, nanti mah harus ada jembatan penyebrangan ato fly over buat kendaraan2 kecil mahasiswa dan angkot2 unpad.hahaha

  6. semoga ga kelamaan yaa, kalo lama dan ga beres2 ngeganggu banget.. meskipun harapannya kecil untuk menikmati kenyamanan ramadhan di gerbang seperti tahun2 sebelumnya, semoga ga mengurangi niat kita ibadah di bulan ramadhan ;D

  7. he eh,, semoga aja beres sebelum Ramadhan mulai,,,
    kan gak seru kalo bukanya gak serame taun2 sebelumnya nangkring di gerbang lama sambil ngerumpii,,hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: