DOA ABBA SEBELUM TIDUR


IMG_5181Teringat pengalaman di Jerman di hari terakhir kegiatan ISWI 2009. Ketika itu, Histor dan teman-teman akan melanjutkan perjalanan meninggalkan Jerman menuju Belgia. Segala sesuatu sudah dipersiapkan sejak diIndonesia, mulai dari Eurail Pass ticket untuk ke negara2 tujuan selanjutnya, perlengkapan-perlengkapan dalam mendukung penampilan, sampai oleh-oleh alih-alih sogokan buat host di negara selanjutnya pun telah tersedia. Namun, ditengah segala persiapan yang hampir sempurna ternyata kita lupa mempersiapkan satu hal urgent,,, BAHASA. Histor dan teman-teman mulai mendapatkan kesulitan dikarenakan communication barrier.

Dengan bermodalkan kenekatan kita stick to the plan berharap akan baik-baik saja selama backpacker2an antar negara ini dijalankan. Ternyata eh ternyata,, thanks God jam 7 pagi keberangkatan kita menggunakan kereta ke Erfurt dipertemukan dengan 3 teman ISWI lain yang berras negroid. Diantaranya ada Satu Johnmary dari Uganda, ada Omoleye dari Nigeria, dan ada Abba dari Cameroon (kuliah di Technic University Ilmenau, Jerman, dan yang akan menjadi topik tulisan kali ini).

Abba teman baru Histor itu ternyata ke Erfurt karna ada kelas (kuliah). Sebelum kita (rombongan Indonesia) berpisah dengan Abba di stasiun Erfurt dia sempat menanyakan tujuan kami selanjutnya, dan percakapan pun berlanjut menjadi panjang dan rumit. Ternyata untuk berganti kereta menuju tujuan seanjutnya tidak semudah itu, banyak hal yang harus dilakukan,, memperkirakan waktu ketibaan di kota tujuan, mengetahui berapa kali harus berganti kereta, reservasi tiket,dan hal-hal penting lainnya. Layaknya manusia berhati maka Abba pun memutuskan untuk membantu kita-kita (yang tiba-tiba merasa sangat tidak siap) hingga mendapatkan kereta selanjutnya dan memastikan kami tidak salah jalan. Sampai-sampai dia mempersiapkan apa yang harus kita lakukan ketika sampai di stasiun tujuan, harus kemana, bertanya tentang apa dan bagaimana, dan lainnya.

Berkat pendampingan Abba, kami pun merasa lebih tenang dan kembali percaya diri dalam melanjutkan perjalanan backpackeran tersebut. Hingga tiba waktu kereta yang akan membawa kami ke tujuan selanjutnya datang dan saying goodbye pun berlangsung. Begitu kagum dan terkesimanya kami akan kesungguhannya dan ketulusannya dalam membantu maka tidak segan-segan kami tunjukkan rasa terima kasih kami.

Dan Histor pun bertanya dengan polosnya, “kenapa kamu mau membantu kita sampai segitunya, samapai-sampai kamu rela meninggalkan kuliah, padahal kan tujuan kamu ke Erfurt untuk kuliah?”

Guess what dia jawab apa?? “ Cuma satu yang buat saya begini, karna sebelum tidur saya selalu berdoa  “God, please send me someone to help for tomorrow” dan kalian adalah yang dikirimkan Tuhan untuk saya bantu hari ini”.

Dan kita hanya bisa ternganga,, terkesima (lagi dan lagi), terpukau oleh jawaban singkat tapi CCOOOLL banget itu.

Abba seorang mahasiswa dari Cameroon yang rasnya negroid atau sama dengan berkulit hitam kelam lam lam,, tapi menjadi sangat tampan seketika dan semua pun jatuh cinta (hahaha,, lebay..tapi beneran!!) setelah semua yang dilakukannya. Dan Histor sadar bahwa cowok itu sebenernya tidak perlu terlalu tampan dan sempurna secara fisik, cukup dengan kepintaran dan wawasan yang luas jadi modal maka semua wanita akan kagum dengan mereka. Saran buat laki-laki pada umumnya. Ingat.. PINTAR dan Berwawasan!!

~ by Historina Safitri Hakim on June 25, 2009.

11 Responses to “DOA ABBA SEBELUM TIDUR”

  1. hmm PINTAR dan berwawasan.. okway ^_^ hehe
    Moga Abba selalu bisa membatu orang setiap hari.

  2. Mudah-mudahan kita bisa terus menjadi orang yang menolong orang lain… dengan posisi dan peran kita yang baik…. Allah menunjukkan rahmat-Nya dari orang-orang yang suka memberi pertolongan… sehingga kita berkata dalam diri, “Ya Allah, kau memberikan rahmat-Mu melalui orang ini”

  3. @ k ivan : exactly kak,, PINTAR dan BERWAWASAN,, yeap,, semoga Abba terus membantu orang lain..

    @ desta : Amien,, iya bener desta,, kenapa tidak kita mencontoh Abba, Pay it forward,, seperti dalam film itu.

  4. hebaaattt…..
    terimakasih buat ceritanya…
    inspiring banget..
    pelajaran moral yang patut diambil: tidak perlu menunggu kulit kita menjadi hitam kelam lam lam lam untuk membantu orang lain.
    haha :))

  5. hahahaha,,, bisa aja…
    iyaa,,, bantu orang lain setiap harinya…

  6. Nice writing. I like the story Tor. It is like story in movie, but in fact it is really exist. Keep writing Bunda Toriiii =)

  7. Hohohoho… makasih rahmat… Iya ya kayak dipelem pelem… Patut dicontoh tuw doanya…
    Btw,,, kenapa masih dipanggil bunda???
    berasa bunda dorce,,, heuheu… ISWI udah berakhir,, tapi panggilan bUNDA masih terus terdengaaarr…
    arrrggghhh

  8. so sweeeeettttt….
    I like this story…

    tetep semangat untuk nulis ya tor cz desember2008-mei 2009 sempet vakum ya bu?
    paling ga, dalam sebulan ada satu postingan baru…
    kalo sempet, lihat blog vina juga ya bu… =)

  9. ^_^ senengnya ceritanya disukain sama blogger aktif kayak vinaa…
    iyaa,, dulu emang g diurus2 ampe akhirnya balik lagi di bulan juni..hehhehe..
    siipp,, makasih ya sarannya ibu blogger….
    aq udah liat blog kamu n udah di link..

    • pintar dan berwawasan? hmmm.. thank you i’m flattered.. haha3
      Tor blog mu yang ini sangat keren.. sangat inspiratif. Gw bacanya sampe bisa bikin bulu kuduk merinding karena excited. Really good read. Seperti kata SBY dan JK : Lanjutkan! dengan lebih cepat dan lebih baik blognya

  10. wahhh makasih banyak nggaa…
    OK dehh,, semoga tulisan tulisan selanjutnya juga bisa menginspirasi…
    BERSAMA KITA BISA!!
    (SBY Mode *ON berlanjut)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: