daging, susu, vegetarian, global warming


Pola Makan Berbasis Hewani Termasuk Susu & Telur Penyumbang Global Warming

Kiriman Jody Wijaya
Penelitian yang didanai oleh kelompok Foodwatch, yang dilakukan di Institut Riset Ekonomi Lingkungan di Jerman, membandingkan emisi gas rumah kaca antara pola makan daging versus tanpa daging.

Penelitian itu menemukan bahwa emisi seorang pemakan daging selama periode waktu 1 tahun setara dengan emisi yang dikeluarkan oleh mobil yang telah menempuh jarak 4.758 km.

Sebaliknya, seorang vegetarian ditemukan dapat mengurangi emisi ini separuhnya. Selain itu, mereka yang vegan dapat memangkas 1/7 emisi gas rumah kaca, atau memangkas 86% emisi, sementara mereka yang menjalani gaya hidup vegan yang organik dihitung dapat memangkas 94% emisi. Penelitian ini, yang memperhitungkan sejumlah faktor seperti sumbangan metana dari hewan dan juga dari pakan serta pembuatan pupuk, menyimpulkan: “Produksi dan konsumsi, pertama-tama dan yang terutama, daging sapi dan susu harus dipangkas secara drastis.”

Perbandingan Emisi Gas Rumah Kaca selama 1 Tahun berdasar Pola Makan:

Emisi Seorang Pemakan Daging = Emisi Mobil yg Menempuh 4.758 km
Emisi Seorang Vegetarian = Emisi Mobil yg Menempuh 2.427 km berkurang 50%)
Emisi Seorang Vegan = Emisi Mobil yg Menempuh 629 km (berkurang 86%)
Emisi Seorang Vegan Organik = Emisi Mobil yg Menempuh 281 km (berkurang 94%)

-semoga bermanfaat-

~ by Historina Safitri Hakim on November 5, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: